Mentan Berusaha Wujudkan Swasembada, Sementara Mendag Terus Lakukan Impor

Mentan Berusaha Wujudkan Swasembada, Sementara Mendag Terus Lakukan Impor
Wacana impor pangan yang akan dilakukan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada tahun ini terus berlanjut.

Padahal di lain sisi, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya untuk melaksanakan produksi pangan guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Di waktu yang hampir bersamaan, Kementan juga merilis bahwa PDB pertanian melejit sampai 47 persen yang menunjukan semakin membaiknya produksi dan pendapatan petani.

Namun terasa gila kalau Kemendag terus menekankan impor di komoditas pangan menyerupai beras dan jagung serta beberap komoditas lainnya.

Sehingga terlihat dua kementerian ini terkesan tidak sejalan dan sinkron terutama berkaitan dengan pendataan produksi pangan dan kebutuhan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi IV dewan perwakilan rakyat Daniel Johan mengungkapkan selalu terjadi menyerupai itu antara Kemendag dan Kementan dalam beberapa tahun terakhir.

"Susah kalau antara Mentan dan Mendag enggak satu visi, yang satu jungkir balik ingin swasembada, yang satu muter-muter ke dalam rezim impor," ujar Daniel kepada Kantor Berita Politil RMOL, Senin (14/1).

Legislator asal PKB ini pada dasarnya berharap semoga kebijakan apapun jangan menyulitkan petani. Karena dengan kebijakan impor sudah niscaya yang dirugikan yaitu petani.
"Yang penting petani harus dilindungi," tandas Daniel. [rus/rmol.co]
Share This :