Pemerintah Indonesia memberikan keprihatinan mengenai kondisi masyarakat Uighur di China.
[Kamis, 20 Desember 2018]
RI Tegaskan Keprihatinan soal Nasib Etnis Uighur di China
https://www.viva.co.id/berita/dunia/1104955-ri-tegaskan-keprihatinan-soal-nasib-etnis-uighur-di-china
Sikap 'lembek' pemerintah RI yang cuma prihatin atas penindasan muslim Uyghur oleh China ini menerima balasan dari banyak pihak.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mohammad Mahfud MD menyebut pemerintah tak cukup hanya prihatin.
"Rasanya penting sekali Pemerintah Indonesia bukan hanya menyampaikan prihatin tapi mengutus Tim untuk berbicara secara resmi dengan Pemerintah Cina. Waktu perkara Rohingya Kemenlu RI melaksanakan tugas itu dgn cukup baik. Sekarang sanggup juga, kan? Muslim Uighur perlu sumbangan perlindungan," kata Mahfud MD melalui akun twitternya, Kamis (20/12/2018).
Mantan Menteri Hukum dan Perundang-undangan Indonesia kala Gus Dur ini mengingatkan wacana perilaku Indonesia sesuai konstitusi.
"Menurut Alinea I Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 kita merebut kemerdekaan untuk menjaga derajat kemanusiaan dari penistaan insan lain (panjajahan). Indonesia harus memakai jalur diplomatik untuk menghentikan penindasan terhadap muslimin di Uighur sesuai dengan tujuan negara yg keempat. Tidak boleh diam," tegasnya.
Rasanya penting sekali Pemerintah Indonesia bkn hanya menyampaikan prihatin tapi mengutus Tim utk berbicara scr resmi dgn Pemerintah Cina. Waktu perkara Rohingya Kemenlu RI melaksanakan tugas itu dgn cukup baik. Sekarang sanggup juga, kan? MuSlim Uighur perlu sumbangan perlindungan. https://t.co/8iSsenbtqT— Mahfud MD (@mohmahfudmd) 20 Desember 2018
Sumber http://www.portal-islam.idMenurut Alinea I Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 kita merebut kemerdekaan utk menjaga derajat kemanusiaan dari penistaan insan lain (panjajahan). Indonesia hrs memakai jalur diplomatik utk menghentikan penindasan thd muslimin di Uighur sesuai dgn tujuan negara yg keempat. Tdk boleh diam— Mahfud MD (@mohmahfudmd) 20 Desember 2018
Share This :

comment 0 komentar
more_vert