Homo Mabok, Main Di Mobil Tertangkap Warga!!!

Homo Mabok, Main Di Mobil Tertangkap Warga!!!

HOMO MABOK, MAIN DI MOBIL, TERTANGKAP WARGA!!!

Pasar Trangkil Pati, Jawa Tengah, mendadak geger. Pasangan lesbian, gay, bise*ks*al, dan transgender (LGBT) terciduk sedang bercumbu di dalam kendaraan beroda empat yang terparkir di depan pasar, Kamis (20/12/2018) siang sekitar pukul 14.15 WIB.

Informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika pasangan LGBT itu memarkir kendaraan beroda empat berplat B 2254 KFB di depan pasar Trangkil sekitar pukul 11.30 WIB.

Mobil itu diparkir sempurna di depan Bank Mandiri. Dua laki-laki yang ada di kendaraan beroda empat itu lalu turun dan makan. Keduanya berbincang-bincang ibarat orang pada umumnya.

Sekitar satu jam kemudian, pasangan LGBT tersebut kembali masuk ke dalam mobil. Tak usang berselang, pelaku tiba-tiba membuang pakaian mereka dari dalam mobil.

Melihat insiden yang tidak masuk akal dan mencurigakan, satpam Bank Mandiri, Moh. Soleh menghampiri kendaraan beroda empat tersebut.

Moh. Soleh kaget melihat pasangan LGBT itu sedang berpelukan di dalam kendaraan beroda empat dalam kondisi tanpa busana. Ia lalu menyuruh pelaku keluar dari dalam mobil. Namun pelaku menolak.

Bahkan, salah satu pelaku justru murka dan menendang beling depan kendaraan beroda empat dari dalam sampai retak.

Selain itu, di dalam kendaraan beroda empat juga terdapat senjata tajam yang dibawa pelaku dan tercium aroma tak sedap, ibarat kotoran manusia.

Moh. Soleh balasannya menghubungi Polsek Wedarijaksa memakai telepon. Ia menceritakan insiden di depan Pasar Trangkil tersebut.

Tak usang berselang, Kapolsek Wedarijaksa AKP Teguh Heri Rusianto bersama jajaranya datang di lokasi kejadian.

AKP Teguh Heri Rusianto meminta pelaku keluar dari dalam mobil, tetapi pelaku menolak. Akhirnya polisi membuka paksa pintu kendaraan beroda empat dan menyeret pelaku keluar.

“Setelah pintu kendaraan beroda empat dibuka, terdapat busuk menyengat. Setelah diperiksa di dalamnya sudah penuh dengan kotoran insan (tinja),” ucap AKP Teguh Heri Rusianto.

Kedua pelaku tidak sanggup diajak komunikasi. Diduga keduanya mabuk berat dan terpengaruh nark*ba. Karena itu, petugas membawa pelaku ke RSUD Soewondo.

Polisi telah melaksanakan olah TKP dan meminta keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian.

Penangkapan pasangan LGBT ini berlangsung sekitar 15 menit dan sempat mengundang perhatian penduduk sekitar. Bahkan, jalanan di depan Pasar Trangkil sempat mengalami kemacetan.


Sumber http://www.portal-islam.id
Share This :